Selasa, 16 Desember 2008

KALAU MEMANG KAMU DITAKDIRKAN UNTUK MENJADI KEKASIH JIWAKU

Kalau memang Kamu ditakdirkan untuk menjadi kekasih jiwaku
Tuhan pasti kasih aku kekuatan untuk bahagiakanmu
Buat kamu ngakak, senyum simpul, kecanduan mesem
Kamu harus percaya itu
Seperti kamu mempercayai Surga
Seperti kamu mempercayai Matahari, Bulan, dan Bintang

Kalau memang aku ditakdirkan tercipta dari rusuk emasmu…rusuk terbaikmu
Tuhan pasti kasih kamu kesanggupan untuk melindungiku
Menjagaku siang malam
Menempatkanku (ditempat yang) terbaik
Memujaku spanjang waktu
Kamu harus percaya itu
Seperti kamu percaya adanya Tugu Monas
Seperti kamu percaya adanya Tugu Pahlawan, Menara Pisa, dan Menara Eiffel

Senin, 10 November 2008

Tombone ati..........

KERINDUAN ITU SEPERTI ANGIN

Kerinduan itu seperti angin Mas,
Berlarian kesana-kemari
Mencari-cari
Bahkan untuk sekian waktu
Seakan-akan telah melupakanmu
Pada kenyataannya aku masih mencari-cari

Temukan aku
Yang sedang berusaha menemukanmu
Menemukan kita
Seperti yang dulu

KANGMAS 1

Ada disini
Untuk waktu-waktu,
Dan selama ini
Yang terbuang
Saatnya tlah sudah memaafkanmu,
Memaafkan diriku sendiri,
Memaafkan kita
Mulai mengambil sikap
Tunggu aku,
Dalam keadaan bagaimanapun kamu
Walau hanya tuk sekedar aku ingin tahu
"Bagaimana keadaanmu?"



KANGMAS 2

Berikut ini adalah garis kehidupan yang telah terlewati
Yang mempertemukan kau dgnku. Ditempat itu. Ruang bisu. Langit ragu.
Namun hanya kamu yg mengerumuni. Mungkin sebaliknya juga.
Hanya nama2mu yg kutulis semenjak saat itu.

Puisi sajak dungu. Berani hanya diatas kertas. Mana pernah kutahu Kehilanganmu bakal semenyakitkan ini?

Semoga Tuhan mengampuniku saat menyebutmu dengan penuh kemunafikan.

Tampang getir hati berdebar.
Membusuk jawab mereka namun rindu.
Mencari2 celah bertemu.

Aku ingat dilorong itu kau berjalan lesu, dan
menoleh serta tersenyum seolah hendak memanggilku .
Batas mentok kedunguanku. Kenapa tak mengejarmu?
Mana pernah kutahu kehilanganmu bakal semenyakitkan seperti ini?

Minggu, 05 Oktober 2008

Ungkapan Seorang Sahabat

Disaat bintang dan bulan bersanding
disitulah kebahagiaan akan terwujud

Disaat bunga tumbuh disatu batang
disitulah ada kekuatan

Jangan pergi
sahabat......
Aq butuh kebahagiaan dan kekuatan darimu

Saat langit gelap, bulan masih menerangi
disitulah angin akan berhembus
menemani setiap langkah qt
dan tetaplah disampingku
untuk melangkah bersama dalam kehidupan ini.

Yang jelas Persahabatan itu seperti " Tangan dan Mata "
Saat tangan terluka mata menangis
dan Saat mata menangis tangan menghapusnya
( seperti yang pernah saya ungkapkan & Kang " adi " coretkan tempo hari )

dan Yang pasti bahwa Persahabatan itu selamanya
akan bermakna seperti :

  1. Sebuah kasih membuat qt sayang
  2. Seucap janji buat qt percaya
  3. Secuil luka membuat qt kecewa
  4. Setitik harapan membuat qt bertahan

Atau mungkin lebih pas disebut dengan Sahabat Sejati kali ya.., 'tul gak Kang adi.

Salam buat orang2 terkasih anda n slm kompak & kangen 'tuk teman2 semuanya...




Jagalah Hati, Lisan & Sikap QT

Ass...wr...wb..,
Hilal Syawal masih tersisa, beduk takbiran dan indahnya Ramadhan jadi kenangan
semoga Taqwa terpatri disanubari,
pancaran iman jadi pedoman.....

Izinkanlah kami mohon maaf atas :
lisan yang tak terjaga, sikap yang menyakitkan,
hati yang berprasangka, janji yang terlupakan.......

Kanthi lembahing manah lan adidhasar kinamulan esthiningtyas,
nyuwun samodro pangeksami..
Ngaturaken " Sugeng Riyadi, mugi rahayu tansah hamemayu hayuning bawana "......

Terselip khilaf dalam canda,
tergores luka dalam tawa,
terbesit pilu dalam tingkah laku,
tersinggung rasa dalam bicara......

Dan masih banyak lagi kata-kata yang indah terajut begitu sempurna sehingga

membuat mata hati qt larut dalam kata2 atau kalimat2 tersebut.
Sungguh luar biasa makna dari kata / kalimat2 itu..
seakan qt tak akan beranjak dari suasana "Ramadhan sampai Iedul Fitri" nan agung ini

tapi yang namanya bulan penuh berkah, penuh ampunan itu hanya sekali dalam setahun
sehingga qt sebagai umat Nya, harus pandai2 untuk memanfaatkan dibulan tersebut,
agar qt dapat pahala yang disebut "Lailatul Qadar" pada bulan yang penuh berkah, ampunan dan suci itu.

seperti yang tertulis diatas, bahwa Indahnya Ramadhan tinggal kenangan
dan hilal syawal tak terasa sudah berjalan 5 hari
suasana lebaran masih berbau dengan kentalnya
dan sebentar lagi.............
tingkah laku qt akan berubah atau masih tetap seperti hari kemarin.................?
atau lisan qt masih seperti dulu selalu menyakitkan orang lain.................?
atau mungkin hati qt masih seperti dulu penuh dengan sya' wasangka
( selalu negatif thinking ) terhadap orang lain........?
janji yang terucap apa masih terlupa seperti hari-hari kemarin.......?
Allahualam.....hanya Allah yang tahu.

Yang jelas dan yang penting qt sebagai ummatNYa wajib hukumnya untuk merubah semua sikap, perilaku dan prasangka terhadap orang lain, dan qtpun berharap agar bisa bertemu lagi dibulan yang penuh rakhmad, ampunan dan penuh berkah..di tahun yad..amin..,
semoga..... dan semoga Iman dan Taqwa qt menjadi pedoman serta terpatri dalam sanubari.....selamanya.
oke....sukses selalu untuk QT semua, aamiiieeen ..........ya rabbal alamiieen.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum,
Shiyamana Wa Shiyamakum,
" Selamat Iedul Fitri 1429 H Mohon Maaf Lahir dan Bathin "

Wassalamualaikum wr wb.













Kamis, 25 September 2008

jumpa teman


Setelah meninggalkan aktifitas diklat selama 43 hari, akhirnya kami bergelut dengan kesibukan masing - masing hingga mau jumpa teman-teman pim410 rasanya sulit sekali, tak disengaja seperti biasa armada yang mengantarkan kami menuju kantor dan menuju rumah tidak lain adalah kereta api yang biasa kami sebut "Roker" (rombangan kereta), pada suatu saat tanpa disangaja kami betemu saling canda dan rasanya masih disukamandi tak terasa tempat tujuan kami telah tiba ada yang turun di citayam, bojong, cilebut dan bogor (mas Roso, mas Machmud, mas Kusdiantoro, mas Ganef, mas Sonta) itu terbukti tali persahabatan kami tetap terjalin, saya berharap kalian adalah sahabat sejati, persahabatan itu seperti tangan dengan mata, saat tangan terluka mata menangis, saat mata menangis tangan menghapusnya. Kita tunjukkan pada dunia bahwa kita selalu kompak dan solid tidak hanya di diklat tetapi disegala bidang. Salam kompak selalu....... dan selamat memunaikan ibadah puasa. "adi"

Minggu, 21 September 2008

Informasi Blog

Pa khabar teman2.....sambil ngabuburit, silahkan berkunjung ke bolg saya di http://kusdiantoro.blogspot.com. Blog ini berisikan beragam pemikiran saya terhadap pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan. Blog ini merupakan tindaklanjut DIklatpim IV kemarin dan masukan dari Pak Usni Ari.....Jadi, kalau teman2 semua adalah insan kelautan dan perikanan, berkunjunglah ke blog saya. terima kasih

Kamis, 18 September 2008

KUNJUNGAN Bpk AYAk...AYAK .... AYAK.... WAE

Kemarin tanggal 17 bulanya 9 siang tiba2 telp berdering dan begitu diangkat, eh ga taunya ayak..ayak ... wae.....telp katanya orang Sukamandi mau ke Pl.Ratu dan sekarang udah di Sukabumi mau ke Pl.Ratu. Bener sore hari beliau datang dan nginep di guesthause.

Malamnya ketemu temen-temen, memang disini banyak temen2 sama-sama ompreng jadi yah ngumpul dan beberapa saatkemudian saya dateng ke guesthause, biasa ketemu beliau itu sapanya ayak..ayak.. waenya yang keluar, saya bilang dasar urang garut. Beliau beliau nginap sampai besoknya.

Keesokan harinya beliau ketemu bos besar ane dan ngobrol dan beberapa saat kemudian beliau pergi ke Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi. Eh... tau-taunya pulang dari Dinas beliau langsung pulang ke Sukamandi dan tidak ketemu ane lagi. Sore hari ada telp dari beliau dan sudah dekat BDA Sukamandi. Alhamdulillah dalam hati saya tenyata sudah sampai dan selamat kembali ke baraknya. Demikianlah sedikit cerita tentang kunjungan WI kita ke Pl.Ratu ternyata beliau duluan dateng yaitu dalam rangka Evaluasi bagi yang pernah mengikuti pendidikan di BDA Sukamandi.

Maulana, yang di kidul

Kagem Kang " ADI "

Ass.wr.wb....kang Adi,
punten...gimana wartanya....
apa masih bingung.....
atau masih ngelamun.....nich,
atau masih ngambul.......

Memang kenapa dengan mang dindin, kang...
ada masalah tho......

nggak usah dipikirin dech.....kang
biar berjalan apa adanya aja, kata orang-orang sich.......
biar mengalir seperti air gitu....
kita cuman bisa melakukan
masalah keberadaan kita, aktivitas kita,teerruuus....... dllnya serahkan aja pada yang diatas seperti...
langit biru, awan putih..........
mungkin juga burung yang lagi terbang diangkasa.......ya nggak

katanya jangan dijadikan beban.....
jangan tertutup,
dan keberadaan kita, aktivitas kita adalah " hak " kita
benarkan kang adi.

masih puasa nich.....
oke, met puasa dech..salam buat teman-teman semua
Sebagai bentuk tindaklanjut hasil DIKLATPIM IV ANGKATAN X dan masukan dari pak Husni, meka saya coba memberanikan diri membuat blog khusus menuangkan segala pemikiran melalui tulisan mengenai pembangunan KP, jadi buat rekan2 seangkatan untuk berkunjung ke http://kusdiantoro.blogspot.com/. Terima Kasih
Menindaklanjuti Diklatpim IV Angkatan X dan ajakan p Usni, coba saya untuk urun rembuk dan memberikan beragam pemikiran untuk pembangunan kelautan dan perikanan. Mudah2an karya ini bermanfaat, jadi berkunjulah ke http://kusdiantoro.blogspot.com/. Terima Kasih

Rabu, 17 September 2008

SUKA dan DUKA

Berawal dari hari penutupan diklatpim410 di sukamandi tepatnya jam 10.30 wib...
ini kalau tidak salah lho......
peserta diklat sudah kelihatan duduk rapi sesuai dengan tempat yang diatur oleh panitia
wajah mereka kelihatan sumringah....karena dengan hitungan jam/menit/detik...mereka akan serentak meninggalkan kampus "BIRUnya" sukamandi.
Acara penutupan dimulai.........Ka.BDA Sukamandi melaporkan hasil pelaksanaan diklat pim410 yang berjalan selama 43 hari secara lancar tanpa halangan sesuatu apapun kecuali uang sakunya yang tidak lancar ( maaf pak Pola, hanya sekedar evaluasi aja sich.. ), kemudian detik-detik yang ditunggu oleh rekan-rekan diklatpim adalah pengumuman 10 besar.
Satu per satu disebutkan siapa-siapa yang berhak mendapatkan predikat 1 sampai 10 besar...wajah mereka yang tadinya sumringah ( yang namanya disebut tentunya ).............. tampak lebih berbinar-binar. Dan " Alhamdullilah "....... ternyata nilai yang kita capai bersama telah memecahkan rekor diklatpim4 yang sebelum-sebelumnya, selamat buat rekan-rekan yang masuk 10 besar dan rekan-rekan yang nggak masuk 10 besar jangan patang arang ya..... sukses untuk semuanya. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Kapuslat KP-DKP sekaligus menutup diklatpim410 secara resmi.
Tepat jam 11.15 wib.......inipun kalau tidak salah melihat jam lho........acara penutupan telah selesai, dan saat-saat inilah terasa sekali antara perasaan suka dan duka bercampur aduk jadi satu.....mana yang harus dipilih diantara kedua perasaan ini...........yang pasti kedua-duanya perasaan ini kita jalani dan lalui bersama, sampai-sampai ada yang ingin sekedar mengingat bahwa disini diBDA sukamandi kita pernah bertemu, berkarya, bercanda, tawa dan........dan.......saling pandang, saling mengasihi, saling................... serasa enggan untuk beranjak dari kampus biru sukamandi. Dengan berat hati kampus biru kita tinggalkan secara serentak.................ada suka yang tersimpan dengan rapi, dan ada pula duka yang dalam tertata rapi pada perpisahan ini........tapi kita percaya kita masih bisa bertemu di lain waktu.....amien.
Dan semua ini kita syukuri dengan senyum yang ikhlas.
Tujuh hari setelah berpisah dengan rekan-rekan diklatpim410 muncul rasa rindu kepada rekan-rekan diklatpim410 yang punya segudang keahlian, kucoba membuka file cd yang diberi oleh rekan-rekan diklatpim410 dan kucoba membuka buku kenangan dengan ditemani suami dan anak-anakku serta bercerita.......kubuka satu persatu buku kenangan terasa beban rasa rindu dengan rekan-rekan sedikit demi sedikit terobati sambil menceritakan satu per satu kepada keluarga tercinta. Eeeee............tepat dihalaman yang ada fotonya pak Kosingin, saya kaget waaaduuuh....... ternyata pak Kosingin habis " Ultah " lho....tepatnya tanggal 6 September 2008.
Walaupun terlambat mengucapkan daripada tidak sama sekali, saya atas nama keluarga besar diklatpim410 mengucapkan " SELAMAT ULANG TAHUN ", semoga panjang usia, sehat, banyak rejeki dan sukses untuk Pak Kosingin. Tak lupa salam buat orang-orang terkasih pak Kosingin ( Istri dan Anak-anak ).
Hari-haripun berjalan seperti biasanya, bulan ramadhanpun semakin indah dan teduh disepanjang hari. Namun 'tak seindah yang telah terjadi kepada rekan kita, tepatnya jam 04.36 wib pada saat saya dan keluarga telah selesai shalat subuh saya dapat sms dari rekan-rekan diklatpim410 berita duka " Innalillahi wainnallilahi roji'un, telah berpulang ke Rahmatullah ayahanda dari sdri. kita Purwaningsih pada hari rabu jam 03.00 wib di RS.Fatimah ", Kami keluarga besar diklatpim410 mengucapkan " Ikut bela Sungkawa atas meninggalnya ayahanda mbak Ipunk, semoga amal ibadahnya diterima Allah swt. dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kesabaran..amien."
Dan sebelum lupa lagi nich...........
kita - kita mengucapkan "SELAMAT ULTAH " kepada rekan-rekan kita yaitu :
1. Sdr. Nasrul Efendi H, M.Si ( tgl. 19 September )
2. Sdr. Saut Tampubolon, S.Sos ( tgl. 27 September )
3. Sdr. Syahrizal, SH ( tgl. 27 September )
Dengan ucapan Semoga panjang umur, murah rejeki, sehat selalu, sukses dan jangan lupa kepada kita-kita semua ( eks.peserta diklatpim410.)
Salam dari kita untuk orang-orang terkasih anda..........sampai jumpa.

Senin, 15 September 2008

Napak Tilas OL

Hari pertama masuk kantor seusai menjalani 'pesantren' di BDA Sukamandi adalah melaksanakan tugas perjalanan dinas ke Provinsi Banten. Perjalanan dalam rangka Monev Terpadu DKP tersebut memang dikoordinasikan oleh Ditjen. KP3K yang melibatkan seluruh unit eselon I DKP.

Tapi tunggu dulu, ini bukan tempatnya untuk cerita soal perjalanan dinas atau membahas laporan perjalanan dinas, he he he... Tapi saya pingin berbagi sedikit cerita yang ada kaitannya dengan OL kita dulu (tepatnya beberapa waktu lalu !)

Selepas acara/kegiatan utama yang dipusatkan di kawasan Pantai Labuan (Kab. Pandeglang), saya masih punya kesempatan untuk tinggal di Ibukota propinsi karena memang harus melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas KP Propinsi. Nah, kesempatan ini yg tidak saya sia-siakan....

Sewaktu kita OL di Serang dulu (sekali lagi, tepatnya beberapa waktu lalu !), hampir tidak ada kesempatan untuk 'meng-explore' kota Serang, khususnya makanan khas setempat. Maklum waktu itu khan acara kita sangat padat, bahkan terlalu padat. Padahal salah satu 'ritual' yang tidak pernah saya lewatkan kalau berada di suatu tempat yang baru adalah 'mencicipi' hidangan khas setempat. Sebenarnya ada juga niatan untuk mengusulkan ke panitia diklat agar kita punya kesempatan untuk 'makan bersama' di luar hotel dengan acara yang sedikit rilex setelah melewati 3 hari yang sangan berat di Serang. Tapi, rasanya sulit untuk dapat diwujudkan, lha wong urusan kertas 4 rim aja jadi ribet, apalagi kalo traktir makan 40 orang (maaf... maaf... sekali lagi maaf !).

Berdasarkan informasi awal, berikut adalah makanan khas yang di sekitar Kota Serang: sate bandeng, nasi uduk sum-sum, empal daging kebo (kerbau), termasuk duren diantaranya. Pernah sekali mencoba untuk mencari panganan khas tersebut di sekitar hotel, namun sekali lagi karena keterbatasan waktu, saya yang ditemani 3 wanita cantik peserta Diklatpim 410 hanya berhasil menemukan beberapa potong kue serabi saja. Malam berikutnya (sekitar jam 1 malam) saya ditemani 1 wanita cantik lainnya yang juga peserta diklatpim 410 mencoba lagi peruntungan, namun yang ditemukan hanyalah 'índomie rebus'. Tapi karena kelaperan, terpaksa lah diembat juga, he he he... nasib... nasib.

Nah, kesempatan kembali ke Serang semakin menambah saya penasaran, meskipun sudah masuk bulan puasa. Sesampainya di Kota Serang, strategi pertama adalah check-in di hotel yang dulu (lagi-lagi, tepatnya beberapa waktu lalu !), Hotel Wisata Baru. Tapi ada yang beda di sana sekarang. Hotel itu tengah dalam proses renovasi, terutama di bagian tengah. Kalo gak salah itu deretan kamarnya Sonta sampai Kusdiantoro. Tapi karena alasan untuk nostalgia, saya putuskan untuk tetap nginap di situ dan mengambil kamar yang paling belakang, itu di deretan kamarnya Pak Nasrul Bansos. Mudah-mudahan sidang pembaca masih ingat saat mereka asyik ber-electon-an sampai pagi sambil bikin laporan OL kelompok.

Kembali ke soal makanan. Setelah acara ta'jil di hotel, saya putuskan untuk mulai lagi explore panganan di sekitar situ. Dan... akhirnya saya putuskan untuk santap sate bandeng dan empal daging kebo. Tempatnya gak terlalu jauh dari jalan raya dekat hotel, cuma jarak 'seperokok-an' saja. Ternyata, sate bandeng itu memang lumayan juga nikmatnya.... apalagi disantap setelah seharian menahan lapar puasa :)).

Singkat cerita, tuntaslah penasaran dan dendam saya terhadap cita-cita yang belum terlaksana sewaktu OL beberapa waktu lalu. Alhamdulillaahi robbil áalamiin... Gozi so samadesta !

Ya, Allah mudah-mudahan Engkau masih memberikan kesempatan kepada hamba-Mu ini untuk dapat menikmati lagi panganan khas yang lezat di tempat lainnya. Amiin.



posted by

Rofi

Minggu, 14 September 2008

Malam Keakraban. Siapa Sangka

Siapa sangka, kalau diantara ribuan malam sepanjang hidup, atau selama 43 hari PIM410, ada satu malam yang sangat istimewa, sangat berkesan, dan penuh kenangan. Itulah malam keakraban. Malam dimana bertemunya seluruh peserta PIM410 dengan Panitia dan Widyaiswara.

Siapa sangka, kalau malam keakraban yang tak pernah tertuang dalam agenda, hanya dengan rencana spontan dan penuh dengan dinamika, mepet waktu karena menjelang Bulan Ramadhan, mepet dana karena hampir habis, bisa terwujud dengan sukses. Itu berkat kebersamaan PIM410.

Siapa sangka, kalau alat musik (drum, gitar, bass, akustik dan organ) yang biasanya nongkrong di ruang rekreasi, bakal berpindah dalam waktu yang singkat ke ruang makan, hingga menjadi alat bantu dalam malam keakraban. Itu juga kekompakan yang ditunjukan oleh PIM410.

Siapa sangka, kalau Gusti Ayu (sory Mas Gustiawirman) yang biasa melawak di kelas dan Mba Ipung (sory Mba Purwaningsih) yang biasanya menjadi tukang pijit keliling, ternyata keduanya mampu menjadi pembawa acara (MC) dengan baik. Itulah salah satu potensi yang terpendam dari PIM410.

Siapa sangka, kalau Dewan Suro I (maaf Pak Dirjo) yang biasanya lebih banyak diam dengan wibawanya dan Dewan Suro II (maaf Pak Maulana) yang konon telah sukses dalam Observasi Lapangan (OL) ternyata mampu menjadi pelawak dan mengundang tawa. Itulah kelebihan keduanya.

Siapa sangka, kalau malam keakraban akan dihadiri oleh hampir semua Widyaiswara (WI) dan Panitia. Padahal pada malam keakraban Diklatpim angkatan sebelumnya hanya dihadiri oleh satu atau dua orang WI dan Panitia. Itulah dewi fortuna bagi PIM410. Itu juga yang menjadikan malam keakraban sangat meriah.

Siapa sangka, kalau Pak Untung Widodo bakal menjadi aktor terbaik pada malam itu, karena telah menjadi pengiring lantunan lagu-lagu dari Pak Yusuf Sugilar, Panitia serta peserta PIM410 hingga menjadi meriah. Itulah kepiawaian beliau selama ini dalam memacu PIM410. Terima kasih, You are our hero.

Siapa sangka, kalau Mas Ganef yang konon selalu teguh dengan wibawanya (sory Mas, itulah pangdanganku) mampu melantunkan lagu angin malam (maaf kalau judul itu salah) dengan merdu, padahal tanpa persiapan sedikitpun. Itulah potensi yang terpendam darinya. Halo Mas, nanti rekaman.. ya.

Siapa sangka, kalau Bang Nasrul yang biasanya lantang bicara soal Bansos, dan dengan gaya tangannya yang tak pernah henti turut bicara, ternyata mampu melantunkan lagu dengan merdu, lalu memaksa Bu Ati yang cantik (Maaf ya.. Bu) turun ke arena. Itu pula potensi darinya. Eh.. Bang Nasru ! Ada hati... ya ? He.. heh...

Siapa sangka, kalau Oom Basri yang konon punya staf cantik-cantik dan kini mendapat julukan Eber (sory Oom), diminta turun ke arena untuk bernyanyi, dan ternyata dia tidak mampu bernyanyi, tapi dia mampu bercerita dan mengundang tawa, hingga suasana bertambah meriah. Itulah dia, Oom Basri.... Met tugas lagi... ya. Jangan lupa, bagi-bagi.. ya stafnya.

Siapa sangka, kalau peserta lainpun (Pak Sofian, Pak Hery, Oom Erick dan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu) ternyata mampu unjuk kepiawaiannya menanyikan lagu-lagu daerah, berjoged dengan gaya masing-masing. Itulah spontanitas dari malam keakraban.

Siapa sangka, kalau malam keakraban, telah dijadikan ajang photo bersama. Masing-masing peserta berusaha mendekatkan diri dengan peserta lain, bersentuhan badan dan wajah. Tentu saja semua akan menjadi kenangan sepanjang hidup, dan sebagai pernyataan bahwa kita pernah bersama, bercanda, tertawa, menjalin kasih, sayang dan cinta.

Selamat berpisah kawan-kawan yang baik hati, selamat bertugas kembali. Semoga apa yang telah kita jalani akan menjadi pondasi dalam membangun masa depan. Ingat hidup ini masih panjang, masih banyak angan-angan, cita-cita dan harapan. Semoga kita bisa bertemu di PIM tiga..... Amin.

Sukses selalu buat kita (Usni Arie)


heheheeeeeee, ini nih gara-gara sidia kita semua jadi beginini, masih absen sindrom ?????????? apa emang gue pikirin................
met puasa
salam adi